Istilah “pengusaha” yang sepertinya keren, mari kita singkirkan. Sudah ketinggalan zaman dan orang yang menyandangnya mungkin terbebani. Semua orang seharusnya terdorong untuk memulai usaha, bukan hanya me-labeli diri mereka dengan “pengusaha”.

Muncul sekelompok orang baru, mereka memulai bisnis, menghasilkan laba, tapi tidak menganggap diri mereka pengusaha. Diantara mereka bahkan ada yang tidak merasa mereka pemilik bisnis. Mereka hanya melakukan yang mereka suka, dan dapat bayaran.

So, mari kita rubah istilah keren itu dengan yang lebih trendy. Mari kita sebut mereka “perintis”. Siapapun yang menciptakan bisnis baru adalah perintis. Tidak perlu gelar MBA, ijazah, jas keren, atau yang lain. Yang diperlukan adalah sebuah ide, rasa percaya diri, dan dorongan untuk memulai.

Ref : Rework by Jason Fried & David Heinemeier Hansson

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *